24 November 2017
Home / Berita Internasional / Erdogan : Tugas Umat Manusia Hentikan Pembantaian di Suriah

Erdogan : Tugas Umat Manusia Hentikan Pembantaian di Suriah

GaulpeduliSyam – Berpidato di hadapan warga di Malatya, Presiden Erdogan mengatakan: “Kami bertekad untuk memperpanjang belati yang kami tusukkan dengan Operasi Euphrates Shield ke jantung teroris di Suriah, melalui gerakan baru. Segera, kita akan melakukan langkah baru dan penting mengenai masalah ini. Sangat jelas bahwa masalah di Suriah telah menumpahkan banyak hal melampaui batas hanya untuk pertarungan melawan organisasi teroris. Tidak ada yang bisa menjelaskan fakta bahwa jumlah kematian warga sipil di Suriah adalah 50-100 kali lebih besar dari jumlah teroris yang dinetralisir. “

“KAMI TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI MEMBURU ORGANISASI TERORISME SEPARATIST BAIK DI SURIAH DAN IRAK”

Menyatakan bahwa Turki berada di bawah serangan berat dari segala arah, Presiden Erdoğan mengatakan: “Upaya untuk membangun negara teror di selatan Turki masih berlanjut. Mereka berusaha mengepung negara kita melalui organisasi teroris yang namanya terus-menerus diubah. Organisasi separatis mampu melakukan tindakan teror di dalam negeri dari waktu ke waktu, meski telah berkurang dibandingkan dengan masa lalu. Semoga kegiatan organisasi teroris di negara ini akan berakhir total segera. Dan kita juga tidak akan pernah berhenti memburu mereka di Suriah atau Irak. ”

“SEMUA ORGANISASI TERORIS DARI DAESH SAMPAI PKK TELAH MEMBANJIRI RAWA DI SURIAH”

Menggarisbawahi ketidakmungkinan menyingkirkan nyamuk kecuali rawa dikeringkan, Presiden Erdogan menunjuk pada kekacauan yang sedang berlangsung di Suriah dan Irak sebagai rawa terbesar yang menjadi sumber bencana di Turki dan kawasan tersebut, dan menambahkan: “Semua organisasi teroris dari DAESH sampai PKK telah membanjiri rawa di Suriah. ”

Memperhatikan bahwa perang melawan teror di wilayah tersebut kini telah menjadi arena perebutan kekuasaan untuk kekuatan internasional, Presiden Erdoğan menekankan bahwa setiap kekuatan berjalan setelah memperluas lingkup pengaruhnya dengan menggunakan organisasi teroris sebagai alasan.

Satu-satunya negara yang bisa menggagalkan permainan ini adalah Turki, kata Presiden Erdoğan, mengingat usaha kudeta oleh Organisasi Teroris Fetullah (FETO) pada15 Juli 2016 : “Mereka berusaha menimbulkan masalah baru pada kita karena mereka telah melihat bahwa mereka tidak dapat menjatuhkan kita. Usaha kudeta bersenjata FETO pada 15 Juli tidak boleh dianggap berdiri terpisah terhadap perkembangan ini. Mereka mengira mereka bisa membawa negara kita berlutut melalui tangan pengkhianat anggota FETO. Namun, Alhamdulillah, kita menggagalkan usaha ini dengan kekompakan bangsa kita. Mereka yang terlibat dalam pengkhianatan 15 Juli sekarang bertanggungjawab di pengadilan.”

Presiden Erdogan lebih lanjut menekankan bahwa” Turki, yang menggagalkan kudeta tersebut dengan kekuasaan rakyat, akan menghukum komplotan kudeta di dalam batas-batas peraturan hukum. ”

“ADALAH TUGAS KEMANUSIAAN BERSAMA UNTUK MENGHENTIKAN PEMBANTAIAN DI SURIAH.”

“Kami bertekad untuk memperpanjang belati yang kami tusukkan dengan Operasi Euphrates Shield ke jantung teroris di Suriah, melalui gerakan baru. Segera, kita akan melakukan langkah baru dan penting mengenai masalah ini. Sangat jelas bahwa masalah di Suriah telah menumpahkan banyak hal melampaui batas hanya untuk pertarungan melawan organisasi teroris. Tidak ada yang bisa menjelaskan fakta bahwa jumlah kematian warga sipil di Suriah adalah 50-100 kali lebih besar dari jumlah teroris yang dinetralisir. ”

“Adalah tugas bersama umat manusia untuk menghentikan pembantaian di Suriah. Kami telah melakukan dan akan terus melakukan tugas kami. Kami lebih memilih untuk membayar harga untuk menggagalkan plot yang melawan masa depan dan kemerdekaan kami di Suriah dan Irak selain di dalam wilayah kami. Kami tidak memiliki hak untuk menutup telinga dari teriakan orang-orang yang tertindas, yang tidak berdosa dan saudara-saudara kami tinggal di sana. Mereka yang mempertanyakan tentang tiga juta orang Suriah yang tinggal di Turki pertama-tama harus memikirkan bencana yang harus kita hadapi seandainya situasi yang sama menimpa kita. ”

====

GPS masih membuka program Operasional Pabrik Roti di Suriah. Sebelumnya kami menjalankan program tersebut di wilayah Salma provinsi Latakia, yakni membantu pengoperasian pabrik roti yang dimiliki oleh Pak Haji Ali. Namun Rabu 13 Januari 2016 dihancurkan rezim Nushairiyah.

Pabrik roti ini akan dihidupkan kembali oleh Koalisi Kemanusiaan Indonesia bernama pabrik roti Umm Syaref di berbagai lokasi lain. GPS mengajak umat Islam Indonesia untuk mendukung pabrik roti Umm Syaref  secara berkala, sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan hidup saudara seiman kita. Sulit atau mudah, pabrik ini harus tetap beroperasi.

Satu saudara kita di Suriah biasanya makan dua kali sehari, satu kali makan biasanya 2 roti, sehingga dalam sehari satu saudara kita memakan sedikitnya 4 roti. Maka dalam satu bulan jika dikali 30 hari maka dibutuhkan 120 roti.

Dengan Kalkulasi Saat Ini (Maret 2015) maka dibutuhkan sekitar 15 Dollar untuk makan satu saudara kita dalam sebulan. Untuk pembulatan dan antisipasi menguatnya harga Dollar terhadap Rupiah, maka kami mematok Rp 200.000 untuk makan satu saudara kita di Suriah selama Sebulan.

Paket Donasi

1. Dengan 200.000 anda dapat memberi makan Seorang saudara anda di Suriah selama sebulan.

2. Dengan 400.000 Anda dapat memberi makan dua Saudara anda di Suriah selama sebulan

3. Dengan 600.000 Anda dapat memberi makan tiga saudara anda di Suriah selama sebulan

dan seterusnya

Donasi yang telah terkumpul akan dititipkan kepada Relawan Misi Medis Suriah (kini menjadi Golden Future Foundation) di Lattakia yang kemudian dipergunakan untuk memproduksi roti. Roti tersebut akan dibagikan secara gratis.

Rek Donasi Suriah GPS : Mandiri 117-00-06326730 A.N Muhammad Randy Bimantara

Rek Operasional GPS : Bank Syariah Mandiri (BSM) 131-00-15-073 A.N Muhammad Randy Bimantara

Konfirmasi : email ke [email protected] (Tidak Wajib)

Penyaluran Tahap 1 : Pembelian Tannur ( Alat Pembuat Roti ) kepada desa Yamadhia Suriah (Klik)

Penyaluran Tahap 2 : Pemberian Kambing Untuk Pernikahan Mujahidin Suriah (Klik)

Penyaluran Tahap 3 : 50 Paket Musim Dingin Via Misi Medis Suriah

Penyaluran Tahap 4 : Program Ifthar Ramadhan Untuk Suriah ( Klik )

Penyaluran Tahap 5 : Pemberian Tunjangan Hari Raya Untuk 22.000 Anak Suriah ( Klik )

Penyaluran Tahap 6 : Proyek Qurban 2015 171 Domba dan 1 ekor sapi (Klik)

Penyaluran Tahap 7 : Pembagian Pemanas Ruangan ( Winter Project Tahap 1 ) Tahun 2016 (Klik)

Penyaluran Tahap 8 : GPS Bersama Koalisi Kemanusiaan Indonesia Salurkan Lebih dari 3 Milyar Untuk Rakyat Suriah

Jazaakumullahu khairaan katsiiran wa baarakallahu fii amwalihi. Aamiiin.

Berikut Video Pabrik Roto Umm Syaref yang Didirikan Koalisi Kemanusiaan Indonesia dimana GPS turut serta didalamnya :

 

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *